This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Option

Wednesday, December 30, 2015

Resensi Buku "Raksasa dari Masa Silam"

Judul
Raksasa dari Masa Silam
Seri
Humaniora
ISBN/EAN
9786020206028 / 9786020206028
Pengarang
Penerbit
ELEX MEDIA
Terbit
20 Februari 2013
Pages
188
Berat
215 gram
Dimensi(mm)
140 x 210
Tags
dinosaurus,humaniora,kehidupan
Kategori
Matematika dan Sains

SINOPSIS
Sebuah kumpulan kisah-kisah unik mengenai hewan prasejarah yang paling diminati pembaca modern. Buku ini menyajikan fakta yang belum pernah kita bayangkan sebelumnya mengenai dinosaurus dan kehidupan mereka pada masanya.
Eksistensi dinosaurus sekaligus kepunahannya di masa silam selalu menarik perhatian peminatnya dari segala usia. Raksasa dari Masa Silam menyuguhkan berbagai kisah menarik seputar dinosaurus, yang mungkin saja belum anda dapatkan melalui publikasi-publikasi bertema prasejarah lainnya.
Taukah anda bahwa ada predator yang lebih besar lagi sebelum T-Rex yang terkenal melalui film Jurassic Park itu? Atau benarkah teori yang menyebutkan bahwa dinosaurus adalah induk yang baik bagi anak anaknya? Dan siapa yang berhak menyandang gelar dinosaurus yang paling cerdas? Apakah Velociraptor seperti yang kita saksikan di film Jurassic Park? Koes Setyawan mengajak anda kembali ke masa silam dan menjelajahi dunia para raksasa yang menakjubkan ini.
Sejak pertama kali ditemukan, dinosaurus tiada henti memberi kejutan demi kejutan. Dari raksasa yang di anggap lamban dan menjemukan, menjadi makhluk yang menakjubkan yang terus menerus membuat kagum para ahli. Pada tahun 1676 sepotong fosil tulang raksasa ditemukan disebuah tambang kapur di Chipping Norton, Oxfordshire, Inggris. Profesor Robert Plot, pakar kimia di Universitas Oxford yang menerima dan meneliti fosil tersebut, sampai pada kesimpulan bahwa tulang itu adalah tulang paha ras manusia raksasa seperti pernah disebutkan dalam Injil.
Barulah pada tahun 1824 fosil yang sempat terlupakan itu dinamai megalosaurus oleh William Buckland dam Gideon Mantell. Mantell yang juga menamai Iguanadon setahun kemudian, juga sempat melakukan kesalahan. Duri di jari tangan Iguanadon sempat dikiranya cula karena bentuknya memang mirip cula badak. Maklumlah, saat ditemukan tidak ada satu referensi pun yang bisa menjelaskan tentang temuan tersebut. Beberapa fosil dinosaurus bahkan sempat dianggap sebagai fosil binatang lain. Fosil Triceratops yang mempunyai tanduk panjang, awalnya dianggap sebagai fosil bison purba.
Jika ditarik ke belakang, sejak lama manusia sudah akrab dengan dinosaurus. Dinosaurus turut berperan dalam memperkaya peradaban manusia. Orang romawi dan yunani kuno menghubung-hubungkan temuan fosil dengan cerita mitos raksasa, ogre, dan griffin. Catatan cina yang ditulis oleh Chan Qu pada 2000 tahun yang lalu menyebutkan fosil-fosil dinosaurus sebagai “tulang belulang naga”. Bahkan hingga kini para tabib masih percaya bahwa tulang belulang itu masih punya khasiat obat.
Istilah dinosaurus sendiri yang berarti “kadal yang mengerikan”, diciptakan oleh Sir Richard Owen pada tahun 1842. Nama itu sendiri sebenarnya kurang tepat. Pertama karena dinosaurus bukan jenis kadal. Kedua, nama itu sempat membuat orang terbungkus keyakainan bahwa semua dinosaurus bertubuh raksasa. Temuan  microraptor, yang tidak lebih besar daripada seekor gagak, menunjukan kepada kita, bukan tubuh raksasa lah yang membedakan dinosaurus dengan binatang lainnya. Namun, Owen berhasil memulai demam dinosaurus. Sejak tulang belulangnya pertama kali dipamerkan di museum, dinosaurus sudah merebut hati banyak orang. Dinosaurus menginspirasi para seniman, pembuat film, penulis dan menjadi bagian dari budaya modern.
Owen juga yang menyadari bahwa dinosaurus berbeda dnean reptilian lainnya. Kalua reptilian semacam buaya dan biawak melangkah setengah merayap dengan kaki-kaki yang berada disamping tubuh mereka, dinosaurus berdiri dengan kaki yang berbeda tepat dibawah tubuh mereka, mirip burung. Bahkan burung sendiri kelak dianggap sebagai dinosaurus. Dengan posisi kaki yang demikia, dinosaurus lebih banyak punya kebebasan bergerak seperti layaknya burung dan mamalia.
Dinosaurus mendominasi dunia kuno sampai 165 juta tahun lamanya selama Era Mesozoik, dimulai dari masa Triasik 230 juta tahun lalu, melewati masa Jurasik dan berakhir pada masa Kretaseus sekitar 65,5 juta tahun lalu. Para ilmuan memperkirakan ada sekitar 500 genera dan lebih dari 1000 spesies. Jumlahnya terus bertambah seiring dengan semakin banyaknya temuan fosilnya. Dinosaurus digolongkan menjadi dua berdasakan tulang panggulnya. Dinosaurus saurichia yang panggulnya mirip panggul kadal mencakup semua dinosaurus pemakan daging. Sementara dinosaurus ornitischia atau panggul burung, mencakup dinosaurus pemakan tumbuhan.

Penelitian dinosaurus kini tidak hanya melibatkan palentolog, melainkan juga para ahli dari cabang ilmu lainnya mulai dari zoology, fisiologi hinggal matematika. Kini ilmuan tidak hanya bergulat menggali fosil dipadang terbuka yang panas, tetapi juga  didalam laboratorium yang berpendingin ruangan. Spesies yang dulu dianggap berbeda ada beberapa diantaranya yang ternyata hanyalah fosil anakan dari spesies yang sama atau sebaliknya, beberapa temuan yang dulunya dianggap satu spesies ternyata berasan dari dua spesies berbeda. Data semakin bertambah seiring dengan temuan telur, sarang, kotoran dan bahkan jejak kaki dinosaurus. Pemodelan computer turut menyumbang tampilan dinosaurus paling canggih. Metode ini memungkinkan kita dapat mereka – reka bagaimana dinosaurus bergerak, bermetabolisme, bertarung atau  mempertahankan dirinya. Bahkan penelitian terbaru yang berhasil membuat gambaran dinosaurus lebih berwarna layaknya burung – burung masa kini.
 Awalnya dianggap serupa dengan jenis reptilian yang lain. Lamban, berwarna kusam, berdarah dingin. Pendapat kotroverial Robert Baker yang menganggap sebagian dinosaurus berdarah panas, kini tidak bias diabaikan lagi meskipun perdebatan tentang apakah dinosaurus berdarah dingin atau panas masih terus berlangsung. Baker percaya raptor seperti Velociraptor dan Deinonichus perilakunya lebih mirip singa atau serigala daripada seekor biawak. Tetapi  mungkin juga dinosaurus terlalu bervariasi untuk dikelompokan dalam grup – grup sempit. Penemuan – penemuan selanjutnya susul menyusul merubah gambaran tentang dinosaurus hingga kini.
Kini Cina dengan “tulang – tulang naganya” menjadi penyumbang terbanyak yang membentuk gambaran tentang dinosaurus pemakan daging menjadi lebih mirip burung pemangsa. Istilah raptor yang dulu diperuntukan bagi dinosaurus theropod (dinosaurus pemangsa daging) yang berjalan dengan dua kakinya, memang kini dipakai untuk menyebutkan burung – burung pemangsa seperti elang dan alap – alap. Tetapi belum pernah di masa sebelumnya saat tampang dinosaurus begitu mirip dengan burung pemangsa.
Temuan – temuan terbaru dari Cina dan wilayah lainnya merevolusi pandangan kita tentang dinosaurus pemangsa. Penemuan sepupu T-Rex, Guanlong wucaii di Cina, membuat para ahli harus bersiap – siap menerima kenyataan bahwa para predator raksasa mungkin juga berbulu. Penemuan – penemuan fosil berikutnya mungkin masih akan mengejutkan kita. Amerika Selatan membuat sensasi dengan temuan dinosaurus herbivora dan karnivora yang semakin besar dibandingkan temuan di wilayah lainnya. Disini, predator terbesar yang pernah dikenal, Maupusaurus bahkan lebih panjang dari T.Rex tebesar sekalipun. Argentinosaurus menjadi sauropoda paling raksasa yang pernah dikenal hingga kini. Potongan benua ini juga menjadi tempan pengungsian bagi sauropoda – sauropoda (dinosaurus raksasa pemakan tumbuh – tumbuhan) ketika sepupu raksasanya mulai menghilang  dibelahan dunia yang lain.

Kekurang akurantan, keterbatasan pengetahuan, ketidak sempurnaan, dan kesalahan – kesalahan persepsilah yang membuat penemuan dinosaurus menakjubkan. Proses pengenalan itu semakin memperkaya pengetahuan tentang makhluk – makhluk menakjubkan lainnya yang pernah merajai bumi selama jutaan tahun lamanya. Bahkan beberapa kesalahan penamaan pun kerap kali tetap dipertahankan untuk mengingatkan kepada kita semua bahwan bukan hanya evolusi menarik yang membentuk dinosaurus, tetapi pengetahuan tentangnya juga berevolusi.

Setelah sukses dengan serial dinosaurus pertamanya , BBC kembali hadir dengan sekuel Walking With Dinosaurs. Kali ini binatangnya adalah Allosaurus Fragilis. Kisahnya didasarkan temuan fosil Allosaurus yang ditemukan dilapisan sungai kering di Wyoming. Fosil yang dijuluki sebagai “Big Al” itu, umurnya sekitar 145 juta tahun. Saat menemui ajalnya, Al terpeleset dan terjatuh. Akibatnya kakinya terluka dan ibu jarinya membengkak. Jarinya ternyata mengalami infeksi. Otomatis Ak tidak dapat berburu lagi. Akibatnya Dehidrasi, ia jatuh ke sungai kering. Saat banjir tiba, butiran pasir dan lempung masuk ke dalam tulang belulangnya. Endapan inilah salah satu fosil dinosaurus terlengkap yang pernah ditemukan.

Resensi Buku "Cuplikan Kehidupan Rita Subowo"

Judul
Cuplikan Kehidupan Rita Subowo
Penulis
Sumohadi Marsis
ISBN/EAN
9786021118269
Tempat Terbit
Jakarta
Penerbit
Sumohadi Marsis dan Associates Pustaka Spirit
Tahun Terbit
2015
Pages
II + 188
Dimensi(mm)
230 x 190
Cetakan
Pertama, Oktober 2015
Kategori
Matematika dan Sains

Asian Games Datang lagi!
Asian games memang bukan pertama kali dating ke Indonesia. Pekan olahraga terbesar bagi bangsa – bangsa Asia ini sudah pernah hadir dijakarta pada tahun 1962.
Tapi selang waktu 56 tahun tentu saja membersitkan banyak perbedaan. Dari AG (Asian Games) IV pada tahun 1962 itu dengan AG XVIII pada tahun 2018 terdapat sejumlah perubahan yang nyata, mulai dari jumlah peserta, jumlah atlet yang ambil bagian, jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan, jumlah dana yang harus disediakin tuan rumah, sampai kualitas penyelenggaraan, dan prestasi para atletnya.
Presiden Soekarno membuka AG IV pada 24 Agustus 1962 di Stadion utama Senayan dalam sebuah upacara yang oleh seorang wartawan india dalam bukunya “The Story Of The Asian Games[Edition 1982]” , dipuji “Spektakuler”.
Hampir 2000 atlet dari 17 negara ikut berdefile untuk kemudian selama 13 hari bertarung dalam 13 cabang olahraga hingga upacara penutupan pada 5 September. 13 cabang olahraga semuanya dipetik dari nomor – nomor olimpiade tersebut adalah Atletik, Bola Basket, Bola Voli, Balap Sepeda, Sepak Bola, Menembak, Renang, dam Loncat Indah, Polo Air, Gulat, Hoki, Tennis, Tenis Meja, dan Bulu Tangkis.
Waktu itu Bulu Tangkis belum menjadi nomor Olimpiade. Tapi Indonesia sebagai tuan rumah diperbolehkan menambah satu cabang olahraga tambahan, dan itulah Bulu Tangkis. Olahraga permainan ini dipilih tentu saja karena prestasi pemain Indonesia dalam cabang tersebut cukup bagus dan menonjol di antara sesama negara asia lainnya.
Pada 1959 misalnya, Tan Joe Hok sudah mampu tampil sebagai juara tunggal putra pada turnamen bertingkat dunia, All England, di London. Pada 1958 dan 1961 tim putra Indonesia juga berturut turut merebut gelar juara Piala Thomaas.
Dalam AG IV yang pertandingannya di gelar di Istora Senayan, terbukti pula para pemain terbaik Indonesia mampu memborong lima dari enam mendali emas  yang diperebutkan. Kelima emas itu dipersembahkan oleh Tan Joe Hok [Tunggal Putra], Marni [Tunggal Putri], Marni / Retno [ Ganda Putri], dan nomor beregu putra dan putri. Sementara itu balap sepeda merebut tiga emas melalui kemenangan dalam nomor Open Road Race 180 km perorangan atas nama Hendrik Brocks [Hendra Gunawan] maupun beregu [Hendrik bersama Aming Priatna, Wahyu Wahdini dan Hasyim Rusli], serta Team Time Trial 100 km. Satu Emas lagi muncul dari cabang loncat indah melalui penampilan gemilang Lanny Gumulya.
Sementara itu cabang Atletik mempersembahkan dua emas melalui kehebatan pelari jarak pendek Mohamad Sarengat di nomor 100 meter dan 110 meter gawang. Mahasiswa kedokteran yang kemudian menjadi pengurus PB PASI, Sekertaris Direktur Jendrak KONI Pusat, dan salah satu Direktur Badan Pengelola Gelora Bungkarno ini juga merebut mendali perunggu pada nomor lari 200 meter.
Prestasi gemilang itulah yang membuat nama Sarengat sangat mencuat dan dijuluki para wartawan peliput waktu itu tidak hanyan sebagai “The Fastest Man In Asia” [Manusia tercepat di Asia] tapi juga “The Most Outstanding athlete of the Jakarta Games” [Atlet berpenampilan luar biasa pada Asian Games di Jakarta].
Itulah Sejarah baru dalam olahraga Indonesia. Para atlet tebaik Indonesia, melalui proses pelatihan dan ujicoba internasional hampir empat tahun penuh, berhasil menapaki tangga elite Asia, hanya satu tinggat dibawah juara umum Jepang sejak AG I memang telah membuktikan dirinya sebagai sang Pemimpin.
Sayangnya, setelah itu sejarah olahraga Indonesia justru bergerak lambat dan menurun. Jumlah emas dua digit tak pernah bias didekati lagi. Terakhir, pada AG XVIII / 2014 di Incheon, Korea Selatan, kontingen merah putih hanya mampu meraih empat emas dan menduduki peringkat 22 di antara seluruh 45 negara peserta.
Rita Subowo, Ketua Umum KONI 2007 – 2011 dan Ketua Umum KOI 2011 – 2015, telah menggapai separuh mimpinya. Ia telah jatuh bangun untuk memperjuangkan AG XVIII ketanah air dengan hampir tanpa jeda melakukan loby ke berbagai penjuru berkampanye di setiap kesempatan hadir di forum Internasional, sampai akhirnya OCA mengambil kata putus yang melegakan.

Kini separuh mimpi Rita lagi masih harus menjadi kenyataan. AG 2018 tak boleh hanya sukses dalam penyelenggaraan seremoni maupun organisasi pertandingan. Dunia juga harus menjadi lebih tahu bukan hanya betapa aman, nyaman, dan majunya Indonesia. “Dunia Juga Harus menyaksikan, kualitas – kualitas athlete Indonesia sudah jauh lebih baik dibanding 65 tahun lalu,” ujar Rita sejak 2007 juga menjadi anggota IOC.
Apakah itu berarti kontingen Indonesia akan kembali meroket sampai ke peringkat kedua lagi? Tidak satupun dari kita mampu meramalkannya. “Yang penting kita harus lebih solid, kompak, dan sama – sama berkerja keras demi bangsa dan negara,” tambah Rita.
Tak Punya Mobil
“Saya juga menyaksikan Pesta kembang api itu,” tutur Rita Subowo, 53 tahun kemudian. Rita masih ingat sekali apa yang dilakukan waktu itu bersama tiga adiknya yang masih kecil – kecil. Maklum Rita sendiri berusia 14 tahun dan adik terdekatnya pun masih berusia 9 tahun.
Bersama kedua orang tuanya, bintang film ternama Rendra Karno dan Djuariah, Istrinya yang juga pemain film, mereka tinggal di kawasan utan kayu, Jakarta Timur, itu cukup jauh dari Senayan. Rumah itu cukup besar dan dibangun diatas tanah yang luasnya sekitar 1000 meter. Kurangnya, mereka tak punya mobil. “Hidup kami sangat sederhana. Itu karena bapak bintang film idealis. Tak semua tawaran peran diambil,” tutur Rita lagi.
Karena taka da mobil, niat mereka untik menonton kembang api pembukaan Asian Games sempat terhambat. Tapi akhirnya mereka tetap berangkat ke senayan dengan “Liften”. Itulah istilah popupler dimasa itu untuk mengganti kata nebeng atau menumpang. “Kami menumpang mobil orang, sebuah mobil jenis Combi”.
Tapi warga Jakarta yang berniat menonton kembang api Asian Games bukan hanya Rita dan adik – adiknya. Di jalanan banyak sekali orang orang yang ber bondong bondong dengan arah yang sama : senayan. Akibatnya jalanan macet, dan mobil tidak mudah melaju.
“Kami terpasaksa turun dijalan. Kalua gak salah itu sekitar tebet. Disiitulah kami menonton pesta kembang api pembukan Asian Games 1962.” Tutur Rita sambal menebar senyum senang mengenang masa lalunya yang sangat jauh berbeda dengan kondisinya sekarang.
Otak Cerdas
Untuk Rita, Sang ayah juga mewariskan otak cerdas. “umur 4.5 tahun saya masuk SD,” ujar Rita. Tapi, jauh hari kemudian, kuliah di fakultas ekonomi Universitas Indonesia terpaksa di tinggalkannya sebelum selesai karena harus merawat anak pertamanya.
Itu pasti tidak di lepas dari kegiatan sang istri yang kian lama justru kian bertambah. Jarak dan jam terbangnya ke berbagai negara pun makin meluas dan melebar. Maklum, sejak 2007 Rita terpilih menjadi anggota IOC [ Komite Olimpiade Internasional ] dan itu berarti menambah panjang daftar kegiatannya setiap hari karena ia juga bagian dari kepengurusan OCA [Dewan Olimpiade Asia] dan FIVB [Federasi Bola Voli Dunia] di samping masih menjadi ketua KOI [ Komite Olimpiade Indonesia].
Olahraga sangat bias dikatakan, telah menjadi pilihan, menjadi dunia yang harus diarungi hingga akhir hayat oleh Rita dan Subowo. Dari dalam lubuk hati sendiri niatnya memang sudah seperti itu, dan pada suatu hari di tahun 1983 mereka mendapat tambahan semangat melalui pesan khusus yang disampaikan oleh tokoh yang sangat mereka hormati, Sri Sultan Hamengkubuwono IX.
Fenomena
Rita kemudia sampai dua kali menjadi ketua umum PBVSI sebelum terpaksa ditinggalkan karena terpilih masuk jajaran pengurus KONI 2003 – 2007. Inilah jalan tol yang membuat karir kepemimpinannya dalam olahraga terus mengalir. Pada periode berikutnya ia terpilih untuk meneruskan jejak Agum, dan empat tahun kemudian ia juga terpilih untuk memimpin KOI periode 2011 – 2015.
Fenomena besar dalam karirnya adalah ketika 2007 ia terpilih sebagai anggota IOC melalui seleksi bertahap dan sangat ketat hingga pemungutan suara yang menegangkan dalam Sidang Umum IOC di Guetemala. Ia menjadi anggota IOC ke 3 dari Indonesia setelah Sri Sultan Hamengkubuwono IX dan Muhamad “Bob” Hasan.

Dalam posisi yang sangat terhormat itu Rita menjalankan peranannya sebagai anggota IOC dengan semaksimal mungkin berupaya mendorong peningkatan gerkan Olimpiade di dunia, terutama di Indonesia. Ide- ide baru pun muncul, dan menjadi inovasi yang kreatif dengan antara lain terselenggaranya untuk pertamakalinya ABG [ Asian Beach Games ] di bali pada tahun 2008.

Thursday, November 19, 2015

Kritik Jurnal "Sistem Informasi Persediaan Suku Cadang Pada Ahass 2106 Waras Motor Gemuh Berbasis Php Dan MySQL"




Penulis  : Musrifah, S.Kom, M. Muthohir, S. Kom, M. Kom

Judul : Sistem Informasi Persediaan Suku Cadang Pada Ahass 2106 Waras Motor   Gemuh Berbasis Php Dan MySQL




  1.     Penulis belum membuktikan bahwa yang ia buat itu mempermuda
  2. Prosesnya terlalu panjang.
  3. menggunakan   daya   ingat   dan   mengecek langsung ke dalam gudang” berarti harus ada pengecekan berkala ke gudang. 
  4. Akan meminimalisir   terjadinya   kesalahan   dalam   jumlah   stok   barang   sehingga jumlah barang dalam data dan gudang sama” jika terjadi kesalahan sistem akan menambah kesalan yang terjadi.


Saran :
1.      Perlunya pembuktian lapangan secara langsung.
2.      Perlunya sistem yang kompleks agar tidak terjadi kesalahan yang mengakibatkan kerugian.

Note : Kritik ini bukan bermaksud untuk menjatuhkan sang penulis. kritik ini bertujuan untuk membangun penulis agar lebih baik lagi.

Sunday, November 1, 2015

APLIKASI SISTEM INFORMASI BEREBASIS ANDROID PADA KONTROL SERVER JARAK JAUH



I.  Latar belakang
 
Sistem informasi merupakan perpaduan antara teknologi informasi dengan aktivitas manusia dalam menggunakan sebuah teknologi untuk mendukung operasi dan manajemen. Dalam pengertian ini, sistem informasi digunakan supaya manusia dapat berinteraksi dengan teknologi salah satunya befungsi untuk menunjang sistem efisiensi waktu
Kini, jarak bukan penghambat bagi anda untuk dapat mengakses komputer pribadi anda dengan menggunakan smartphone berbasis android. Anda mungkin pernah dihadapkan pada situasi dimana anda memerlukan sebuah aplikasi yang dapat mengontrol sebuah komputer atau laptop pribadi anda dengan memanfaatkan smartphone android. Sehingga ketika anda sedang berada di luar kota sekalipun dapat mengikuti presentasi bisnis dengan rekan kerja anda dengan bantuan smartphone android.
           Anda dapat memanfatkan sebuah program virtual remote kontrol untuk dapat mengakses komputer/ laptop dari jarak jauh sekalipun hanya dengan memanfaatkan koneksi internet dan smartphone anda. Hal ini sekaligus menunjukan pada anda penggguna android , kelebihan dari ponsel ber-OS android dapat digunakan dalam mengakses komputer atau laptop dari jarak jauh.
           Semakin majunya perkembangan di bidang teknologi kita dapat meng-efektifkan atau meng-efisiensikan waktu. Kita tidak perlu lagi berada di depan PC atau laptop ,  dengan menggunakan smartphone saja kita sudah bisa  melakukan sesuatu tanpa harus didepan PC atau laptop setiap saat.


II. Tujuan dan Ruang Lingkup

Penulisan bertujuan untuk memberikan ide kepada Development atau pengembang untuk  membantu pengusaha melakukan presentasi dengan para investor perusahaannya. Ruang lingkup penulisan ini antara lain:
  • Setiap perusahaan yang berada di Republik Indonesia
  • Perkerja di Republik Indonesia
III. Rumusan Masalah
Dari latar belakang permasalahan diatas dapat kita berikan rumusan masalah sebagai berikut:
  • Apa yang bisa kita lakukan untuk mengatasi masalah tersebut?
  • Kapan saat yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut?
  • Dimana prioritas kita untuk mengatasi masalah tersebut?
  • Kenapa kita harus mengatasi masalah tersebut?
  • Bagaimana kita mengatasi masalah tersebut?
IV. Pembahasan
Untuk membuat sebuah sistem yang bisa membantu para penggunanya menemukan cara pemecahan masalah tersebut maka dibutuhkan sebuah kontribusi dari pihak Developer atau pengembang untuk mendata apa saja yang dibutukan seorang pekerja untuk membantunya dalam pekerjaannya. Sistem ini akan berbasis Android atau Aplikasi dalam Smartphone, sehingga sistem ini dapat diakses oleh siapapun, dimana dan kapanpun, dan tentu tidak akan mengganggu kesibukan.

V. Sistem Pendeteksi pada Ponsel Pintar
Sebuah aplikasi pada ponsel pintar dibutuhkan untuk menunjang keberhasilan pada sistem ini dikarenakan pada era teknologi seperti ini pengguna ponsel pintar sudah sangat banyak. Dalam aplikasi ponsel pintar ini para penakses sistem bisa melakukan controlling atau Reading pada PC atau laptop mereka yang jauh.

VI. Fitur dalam Aplikasi dan Website
Sebagai sistem yang mencakup para pekerja atau pengusaha maka fitur dalam Aplikasi Android ini diantaranya sebagai berikut:

·         Fitur untuk melakukan Full Control
·         Fitur untuk Reading
·         Fitur untuk Presentation

VII. Kelebihan
·         Mepersingakat waktu
·         Tidak sulit dalam pemakaiannya karena hanya perlu SmartPhone. 

 
VIII. Kekurangan
Tidak ada sistem yang sempurna, setiap sistem pasti ada kelemahan termasuk juga sistem ini, kelemahan sistem ini diantara lain adalah:
  • Tidak semua perkerja atau pengusahan menggunakan OS Android.
  • Sistem ini harus mempunyai izin dari Development itu agar bisa melakukan Full Control.
  • Untuk merealisasikan dan mengimplemetasikannya membutuhkan waktu.
  • Untuk mengaksesnya harus menggunakan koneksi Internet.
IX. Pendapat dari User
Pendapat dari beberapa User adalah sebagai berikut:
  • “Sistem ini sangat berguna bagi seseorang yang sibuk ” – Pengusaha, 22 tahun
  • “Sistem ini sangat menarik, karena dapat mempersingkat waktu tanpa harus duduk di depan PC atau laptop”  - Pengguna,  24 tahun



X. Diskusi
Untuk merealisasikan sistem ini maka dibutuhkan kerja sama dari berbagai pihak, mulai dari Development dan para pengusaha maupun pekerja, apakah mereka setuju dengan adanya sistem ini untuk mempermudah dan mempersingkat waktu.

Pendapat dari User pun harus diperhitungkan apakah mereka mau menghidupkan PC atau laptop mereka selama 24jam pada saat kita harus menggunakan aplikasi tersebut.

XI. Kesimpulan
Sistem kontrol ini bisa terealisasikan jika permintaan dari para pekerja melebihi batas kebutuhan mereka.

Diharapkan dengan adanya sistem ini maka bisa mempermudah para pekerja maupun pengusaha dalam men efisiensikan waktu mereka.

XII. Referensi
·         http://mi-pro.web.id/2013/12/remote-komputer-dengan-android/ (di akses pada 1 November 2015)
·         http://www.jatikomputer.com/2014/04/cara-remote-desktop-client-aplikasi.html (di akses pada 1 November 2015)
·         http://www.pcplus.co.id/2013/06/tutorial/kontrol-presentasi-dengan-android/ (di akses pada 1 November 2015)
·         http://bisikan.com/cara-remote-desktop-dengan-teamviewer-via-android (di akses pada 1 November 2015)



 Note : Tulisan ini secara resmi dibuat  oleh Wahyudi Saputro, barang siapa yang ingin mengutip tulisan ini harap disertai dengan link postingan sebagai sumbernya, jika tidak anda sudah melakukan tindakan plagiarisme.